Home > You Know about This > Salah…….Kata yang paling ideal,?

Salah…….Kata yang paling ideal,?

salahkah bila didunia ini, seseorang berharap orang lain tuk bahagia?
salahkah bila hati kadang tidak menerimanya sesuai degan rencana semula kita, salahkan ketika menyalahkan orang lain atas kebodohan kita memikirkan dunia, salahkah sedih ketika orang lain menganggab masalah itu adalah masalah biasa………….?
salahkan bila tidak sanggup pura-pura bahagia, ketika sesuatu yang kita inginkan tidak dapat kita raih, salahkah bila kita tidak mampu berdamai dengan diri sendiri ketika hati sedang panas, salakah menjadi orang yang iklas dan sabar, salahkah bila itu semua kadang membuat kita semakin taat kepada Allah ? salahkah mencintai seorang wanita terlalu dalam, hingga membuat nafas menjadi sesak dan membuat mata jadi merah, salahkah bila dia mengangab itu bukan cintanya, salahkah ketika perusahaan listrik negara mematikan lampu dimalam hari ketika kita mau belajar, salahkah bila sesuatu yang kita beli, tidak dapat kita beli karna tidak cukup uang, salahkah bila mata kadang melihat yang hal-hal yang buruk, salahkah bila mulut berbicara seenaknya, salahkah orang pedalaman irian tidak pakai baju malah pakai “koteka”, salahkah ketika kadang seorang laki-laki, terpaksa berbohong kepada teman sejawatnya, salahkah orang kelaparan karena tidak punya uang, salahkah bencana datang ketika umat Allah tidak lagi menganggab bencana sebagai peringantan, salahkah ketika bertobat berulangkali terhadap hal yang sama, salahkan seorang nenektua menangis, ketika cucunya sudah jarang makan di rumahnya……?
salahkah seorang pengemis meminta-minta dijalan raya, salahkah ketika amrozi meledakkan bom di bali karena ia menganggab itu jihad’, salahkah ketika orang tua berkelahi karna anaknya, salahkah karna ego seseorang dapat memutuskan hidup sendiri seumur hidupnya, salahkah bila sendu ketika mendengar lagu sendu, salahkah bila seseorang memutuskan menghindar dari hal yang membuatnya sakit terlalu dalam, salahkah bila orang mati-matian mengejar sesuatu yang dinggabnya akan bahagia, salahkah cinta bisa membuat orang sedih dan bahagia, salahkah bila seorang bapak yang membelikan baju bekas untuk anaknya kuliah karna itu yang ia sanggup belikan, salahkah seorang ayah menangis atau marah didepan anaknya,…….?
salahkah bila lumpur lapindo terjadi karna memang kesalahan manusia yang terlalu rakus dengan nikmat Allah, salahkah bila nanti ku mati karena ditabrak mobil oleh orang yang tidak mengenalku, salahkah bila nanti aku menjadi orang yang cacat karna kehendak Allah, salahkah bila orang kaya hidupnya tidak nyaman, karna merasa gerah dengan hidup yang begitu mewah, salahkah ketika bumi di penuhi air ketika kiamat nabi nuh, salahkah itu semua

stop

ini hal yang sering menjadi bagian dari hidup kita sebagai manusia, selalu menjadikan kata kata “salah” atau “menyalahkan” terhadap setiap permasalahan yang dihadapinya di dunia ini. terhadap semua permasalahan yang saya sebutkan di atas saya sendiri menjawabnya “Bahwa itu semua tidaklah salah” tapi hanya merupakan jalan yang mesti dilewati manusia untuk menemukan kebenaran tentang hidupnya “Kalau didalam hukum pidana kami semua “orang pidana” menganggapnya sebagai suatu “kebenaran materil” tapi kebenaran yang saya maksud lebih kepada kebenaran tentang kekuasaan Allah, kita harus menghadapi semua permasalahan didunia ini dengan gagah berani seprti “Seorang jendral didalam medan perang” misalnya seperti “Salahudin” diperang salib yang sanggub berdamai dengan hatinya untuk tidak membunuh panglima perang dari kubu lawan, dan memaafkannya, begitu juga kita berdamai dengan permasalahan kita didunia, kita harus gagah berani menantang semuanya, jangan menyalahkan segalanya terhadap permasalahan yang kita hadapi didunia ini.
fighting!!!!!……..kata orang korea, jadi semua yang kita salahkan didunia ini adalah kebodohan kita, semakin banyak kita menyalahkan sesuatu diduni ini maka semakin banyak pula kebodohan kita, semakin banyak kelemahan kita, “hadapi teman” hidup adalah proses kata teman saya “irwansyah”, proses apa Bro kata saya>>?
lalu teman saya menjawab : segala proses ris, proses untuk menjadi seorang laki-laki yang tangguh, atau bagi wanita katanya proserses untuk menjadi wanita yang anggun dan tak mudah menyerah, proses untuk menjadi deasa, proses untuk mengenal cita dan kasih sayang, proses untuk mengenal dunia, proses untuk berfikir apa yang akan dilakukan esok, proses tumbuh menjadi orang yang berarti menjadi orang lain, proses unutuk bahagia dsan menemukan kebahagiaan, proses untuk menjadi tua dan kemudian meninggal dunia, proses untuk berbunga bagi bunga tulip, proses untuk menjadi bulan purnama dan kemudian menjadi bulan sabid lagi, proses untuk menikah dan menjadi keluarga yang saleh, proses untuk Bersambung………

Categories: You Know about This
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: